Kepemimpinan Lokal

Dewan Komisaris PT Vale Indonesia Tbk

Profil Dewan Komisaris

Dewan Komisaris PT Vale mengawasi manajemen Perseroan dalam menjalankan bisnis Perseroan. Dewan komisaris memperhatikan hal-hal yang terkait dengan keuangan, operasional serta lingkungan dan tanggung jawab sosial dan memberikan teladan dalam mempraktikkan tata kelola perusahaan yang mumpuni

  • Eduardo Bartolomeo

    Presiden Komisaris
    Eduardo Bartolomeo

    Eduardo Bartolomeo memulai karirnya sebagai seorang karyawan magang pada Companhia Siderúrgica Paulista (COSIPA) di Santos dari tahun 1988 sampai dengan tahun 1991. Beliau bergabung dengan Companhia de Bebidas das Américas pada tahun 1994. Sejak tahun 2004 sampai dengan tahun 2006, beliau menjabat sebagai Director of Vale’s Logistics Operations Department dimana beliau mengerjakan berbagai macam operasional logistik yang kompleks (jalur kereta api, pelabuhan dan terminal) dan melaksanakan rencana perubahan haluan untuk Centro –Atlântica Railway (FCA).

    Dari tahun 2007 sampai dengan tahun 2012, beliau merupakan Executive Director pada Vale S.A. Selama masa jabatannya, beliau mengelola kekayaan perusahaan sebesar US$45 miliar, mengelola operasional pertambangan, jalur kereta api dan pelabuhan yang terintegrasi untuk menghasilkan dan mengangkut produk berukuran besar di tiga benua, serta memimpin sebuah tim yang terdiri dari 60.000 karyawan. Beliau menata Vale Logistica Integrada (VLI), suatu perusahaan dengan pendapatan tahunan sebesar R$3,2 miliar, EBITDA sebesar R$8 miliar. Beliau juga menerapkan Vale Production System (VPS), yang memberikan peningkatan yang signifikan dalam hal efisiensi. 

    Pada Brazil Hospitality Group (BHG), perusahaan perhotelan terbesar ketiga di Brazil, beliau merupakan CEO dari tahun 2013 sampai dengan tahun 2015. Selama masa jabatannya, beliau menetapkan suatu model manajemen yang kuat dan fokus pada hasil. Hasilnya antara lain, peningkatan penjualan sebesar 30% dan EBITDA 56%, disamping peningkatan terhadap kualitas layanan.  

    Bapak Bartolomeo menduduki jabatan Ketua Log-In Intermodal sejak bulan April tahun 2016. Diantara bulan September tahun 2016 dan Desember tahun 2017, beliau duduk sebagai anggota Direksi Vale S.A., mewakili bank pengembangan nasional Brazil, yaitu BNDES.

    Di tahun 2017, beliau menjabat sebagai CEO Nova Transportadora do Sudeste (NTS), suatu perusahaan jalur pipa gas alam yang diambil alih dari Petrobas melalui suatu konsorsium yang dipimpin oleh Canada Brookfield. Sebagai salah satu pihak yang bertanggung jawab atas penataan perusahaan, Bapak Bartolomeo secara aktif mengerjakan kesepakatan-kesepakatan dalam proses pengambilalihan, mengatur formasi tingkat tertinggi manajemen dalam perusahaan, dan menerapkan suatu model usaha untuk kegiatan operasional perusahaan.

    Berkat pengalaman yang luas dalam mengelola organisasi-organisasi global dan kompleks, serta menjabat berbagai kepemimpinan senior pada Vale S.A. selama 10 tahun, Bapak Bartolomeo diangkat sebagai Executive Director perusahaan untuk Base Metal pada 1 Januari 2018, dengan tujuan utama yaitu menjadikan usaha yang berkelanjutan dan menghasilkan arus kas positif jangka panjang.

    Bapak Bartolomeo memiliki gelar sarjana dibidang Metallurgical Engineering dari Universidade Federal Fluminense (Fluminense Federal University) pada tahun 1988. Beliau memperoleh gelar MBA dari Catholic University of Leuven di Belgia pada tahun 1993 dan gelar MBA lainnya dari Massachusetts Institute of Technology pada tahun 2013.

  • Mark Travers

    Wakil Presiden Komisaris
    Mark James Travers

    Mark James Travers diangkat menjadi Komisaris Perseroan untuk pertama kalinya pada 27 Agustus 2009 dan kembali diangkat pada Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan tanggal 1 April 2014. Beliau juga menjadi anggota Komite Tata Kelola Perseroan.

    Bapak Travers saat ini adalah Executive Vice President, Legal and Sustainability, Vale Base Metals dimana beliau mengawasi seluruh aspek legal dan lingkungan hidup, kesehatan dan keselamatan kerja terkait Base Metals.

    Beliau bergabung dengan Vale Canada pada bulan Juni 2001 sebagai Assistant General Counsel. Beliau diangkat menjadi Associate General Counsel pada bulan Januari 2005 dan ditunjuk sebagai Deputy General Counsel, Asia-Pasifik pada bulan September 2007. Pada bulan Mei 2008, Bapak Travers ditunjuk sebagai General Counsel Vale Canada. Pada tahun 2012 hingga kini, Bapak Travers menjabat sebagai Executive Vice President, Legal, Vale Base Metals. Di bulan Desember 2015 beliau juga bertanggung jawab atas perihal lingkungan hidup, kesehatan dan keselamatan kerja. Sebelum bergabung dengan Inco Limited, Mark Travers adalah seorang pengacara korporasi di biro hukum privat di Toronto, Kanada.

    Beliau memiliki gelar Bachelor of Arts (Honors) dari University of Western Ontario dan Joint Master of Business Administration dan Bachelor of Laws degree dari York University’s Osgoode Hall Law School di Toronto, Kanada.

  • Robert Morris

    Komisaris
    Robert Alan Morris

    Robert Alan Morris diangkat sebagai Komisaris PT Vale Indonesia Tbk pertama kali pada tanggal 30 September 2015.

    Robert Alan Morris adalah Wakil Presiden Eksekutif Penjualan dan Pemasaran bisnis Base Metals di Vale S.A. Tanggung jawab beliau mencakup pula pengawasan arus produk dan logistik serta pengelolaan jaringan kantor penjualan global. Kepemimpinannya yang kuat mendukung pencapaian sasaran Base Metals dan berkontribusi pada pertumbuhan yang berkelanjutan dan menguntungkan.

    Dengan pengalaman internasional yang luas, Robert telah menjabat berbagai posisi senior di Vale sejak tahun 2005 di Jerman, Jepang dan Toronto. Sebelum bergabung dengan Vale, Robert menempati berbagai posisi manajemen di New York, Belgia dan Shanghai.

    Selain gelar di bidang Ekonomi dari University of Calgary, Robert juga memiliki beberapa sertifikat manajemen dari MIT, INSEAD dan IMD. Robert juga menjadi Ketua Nickel Institute, sebuah organisasi global yang mewakili Industri Nikel dalam ilmu pengetahuan, kebijakan publik dan pengembangan pasar.

  • Nobuhiro Matsumoto

    Komisaris
    Nobuhiro Matsumoto

    Nobuhiro Matsumoto menjabat sebagai General Manager of Non-Ferrous Metal Division di Sumitomo Metal Mining Co., Ltd. (“Sumitomo”) sejak Juni 2018. Pada posisi tersebut, beliau bertanggung jawab terhadap strategi dan operasi serta pengembangan usaha divisi Non-Ferrous Metals (Logam bukan besi).

    Beliau telah menjabat berbagai macam posisi R&D, manajemen proyek dan operasi dalam bidang logam bukan besi, terutama nikel, selama karirnya di Sumitomo, serta pernah menjabat sebagai Plant Manager pada Coral Bay Nickel Corporation (Philippines), Plant Manager di Niihama Nickel Refinery kemudian sebagai General Manager of Business Administration Department, Non-Ferrous Metals Division sebelum akhirnya menjabat posisi saat ini.

    Bapak Matsumoto memperoleh gelar ME di bidang Metalurgi dari Kyushu Institute of Technology, dan bergabung dengan Sumitomo pada tahun 1987.

  • Mahendra Siregar

    Komisaris Independen
    Mahendra Siregar

    Mahendra Siregar diangkat menjadi Komisaris Perseroan pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 1 Juli 2016.

     Mahendra Siregar mengawali perjalanan karirnya sebagai karyawan di Departemen Luar Negeri pada tahun 1986 dan kemudian bergabung dengan Kementrian Koordinator Perekonomian pada tahun 2001.

    Beliau telah menjabat pada beberapa posisi penting di pemerintahan termasuk Staf Ahli Menteri Koordinator Perekonomian dari tahun 2001 sampai dengan tahun 2004, Deputi Ekonomi Internasional dari Kementerian Koordinator Perekonomian dari tahun 2004 sampai dengan tahun 2009, Chairman/CEO dari Indonesia Eximbank tahun 2009, Wakil Menteri Perdagangan dari tahun 2009 sampai dengan tahun 2011, Wakil Menteri Keuangan dari tahun 2011 sampai dengan tahun 2013 dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal dari tahun 2013 sampai dengan tahun 2014.

    Beliau menjabat sebagai Komisaris PT Aneka Tambang Tbk dari tanggal 26 Juni 2008 sampai dengan tanggal 15 Oktober 2009 dan Presiden Komisaris PT Rajawali Nusantara Indonesia tahun 2012. Sampai dengan saat ini, Bapak Mahendra Siregar memegang jabatan komisaris pada beberapa perusahaan, yaitu Presiden Komisaris PT Semen Indonesia Tbk sejak tanggal 26 Juni 2012, Komisaris PT AKR Corporindo Tbk sejak tanggal 5 Mei 2015, Komisaris Independen PT Unilever Indonesia Tbk sejak bulan Juni 2015 dan Komisaris Independen PT AJ Sequislife Tbk sejak tahun 2015.

    Bapak Mahendra Siregar juga menjabat sebagai Chairman/Non-Executive Director Bank Mandiri (Europe) Ltd. di London sejak bulan Mei 2016, Penasihat Senior PT AT Kearney Indonesia, anggota Dewan Australia-Indonesia Center dan Penasihat Asosiasi E-Commerce Indonesia.

    Bapak Mahendra Siregar, memiliki gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia dan Master di bidang Ekonomi dari Universitas Monash, Australia.

  • Dr. Raden Sukhyar

    Komisaris Independen
    Dr. Raden Sukhyar

    Dr. R. Sukhyar memperoleh gelar sarjana dibidang Teknik Geologi dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Pada tahun 1990 beliau memperoleh gelar Doktor (Ph.D) dibidang Earth Science dari Monash University – Melbourne, Australia.

    Pada tahun 1981, beliau bergabung dengan Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Mulai tahun 1998 sampai dengan 1999, beliau menjabat sebagai Direktur Vulkanologi, sebelum beliau ditugaskan sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Geologi dan Sumber Daya Mineral. Pada tahun 2005 beliau ditugaskan sebagai Asisten Menteri ESDM untuk Urusan Komunikasi dan Informasi. Pada tahun 2008 beliau ditunjuk sebagai Kepala Badan Geologi, ESDM. Kemudian beliau ditunjuk sebagai Direktur Jenderal Mineral dan Batubara, Kementrian ESDM sejak tahun 2013 sampai dengan tahun 2015. Saat ini beliau ditugaskan sebagai asisten Menteri Perindustrian untuk Urusan Logam, Gas Alam dan Sumber Daya alam.

    Sejak tahun 2002 sampai dengan tahun 2008 beliau ditunjuk sebagai Komisaris PT Timah Tbk dan sebagai Komisaris PT Pertamina Geothermal Energy sejak tahun 2005 sampai dengan tahun 2009. Sejak tahun 2012 sampai dengan 2015 beliau diangkat sebagai Presiden Komisaris PT Aneka Tambang Tbk.

    Pada tahun 1991 beliau dianugerahi Piagam Penghargaan Lasut oleh Ikatan Ahli Geologi Indonesia. Pada tahun 2009 beliau dianugerahi Medali Jasa atas Wirakarya oleh Presiden Republik Indonesia. Pada tahun 2011 beliau dianugerahi Dharma Karya ESDM oleh Menteri ESDM. Pada tahun 2012 beliau memperoleh Bintang Jasa Utama oleh Presiden Republik Indonesia. Beliau juga menerima Geothermal Medal of Legacy dari Pendidikan Geotermal ITB.

    Dr. R. Sukhyar bertanggung jawab atas pengambilan kebijakan strategis seperti ketua Perancangan Undang-undang Pertambangan Mineral dan Batubara yang kemudian disahkan menjadi UU Pertambangan Mineral dan Batubara No.4/2009. Ketua Perancangan Undang-undang Panas Bumi yang kemudian menjadi Undang-undang Panas Bumi No. 27 Tahun 2003 dan ketua Kelompok Kerja untuk Kebijakan Penambahan Nilai Mineral. Saat ini beliau adalah anggota Kelompok Kerja ESDM, Komite Nasional untuk Ekonomi dan Industri (KEIN).

    Dr. R Sukhyar saat ini menduduki posisi sebagai Ketua dari Indonesian Smelters and Mineral Processing Association. Beliau pernah menjabat sebagai penasihat dari beberapa organisasi professional dan pendidikan seperti Asosiasi Panas bumi Indonesia (API), Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI), Himpunan Ilmu Tanah Indonesia (HITI), Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI) dan Pendidikan Magister Panasbumi ITB. Beliau memimpin Steering Committee dari Cooperating Committee untuk Geoscience Programs di Asia Timur dan Asia Tenggara (CCOP) sejak tahun 2010 – 2013, dan saat ini sebagai Honorary Advisor dari organisasi tersebut. Beliau juga merupakan penasihat dari Kantor Dinas Propinsi Asosiasi Pertambangan dan Energi.

​​