PT Vale menyampaikan produksi dan penjualan yang lebih tinggi untuk triwulan kedua 2019

Tentang Vale

05/08/2019

PT Vale menyampaikan produksi dan penjualan yang lebih tinggi untuk triwulan kedua 2019

PT Vale Indonesia Tbk (“PT Vale” atau “Perseroan”, IDX Ticker: INCO) hari ini mengumumkan pencapaian kinerja interim yang diaudit untuk triwulan kedua tahun 2019 (“2T19”). Perseroan membukukan produksi nikel dalam matte sebesar 17.631 MT, dan penjualan sebesar AS$165,8 juta di triwulan tersebut.

Produksi nikel dalam matte lebih tinggi sekitar 35% di 2T19 dibandingkan produksi di 1T19. Selain itu, pendapatan lebih tinggi sekitar 31%, didorong oleh penjualan dan harga realisasi rata-rata yang lebih tinggi di 2T19.

Nico Kanter, CEO dan Presiden Direktur

“Produksi nikel dalam matte lebih tinggi sekitar 35% di 2T19 dibandingkan produksi di 1T19,” kata Nico Kanter, CEO dan Presiden Direktur Perseroan. “Selain itu, pendapatan lebih tinggi sekitar 31%, didorong oleh penjualan dan harga realisasi rata-rata yang lebih tinggi di 2T19. Penjualan nikel matte meningkat sekitar 22% menjadi 16.965 MT, dan harga realisasi rata-rata meningkat sekitar 7% menjadi AS$9.774 per ton di 2T19 dibandingkan dengan di 1T19. Namun, dengan mempertimbangkan volatilitas harga nikel di pasar, kami tetap fokus pada optimalisasi kapasitas produksi kami, meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya sambil tetap terus meningkatkan perbaikan di praktik kerja, dan kedisiplinan dalam menjaga kesehatan, keselamatan dan lingkungan.”

PT Vale membukukan EBITDA sebesar AS$28,8 juta di 2T19, jauh lebih tinggi dibandingkan di 1T19 yang sebesar AS$4,0 juta, yang terutama disebabkan oleh penjualan dan harga realisasi rata-rata yang lebih tinggi serta beban pokok pendapatan per metrik ton nikel dalam matte yang lebih rendah. Perseroan memproduksi dan menjual lebih banyak nikel dalam matte di 2T19 dibandingkan di 1T19 setelah aktivitas pemeliharaan yang telah direncanakan selesai dikerjakan. Produksi dan beban pokok produksi per unit telah menunjukkan tren yang membaik di bulan Mei dan Juni. Selain itu, harga HSFO menurun sebesar 3%, diesel 1% dan batubara 18% dalam basis biaya per unit yang menyebabkan beban pokok produksi per unit yang lebih rendah dibandingkan di 1T19. Biaya energi merupakan salah satu biaya terbesar PT Vale.

Rencana produksi PT Vale adalah sekitar 71,000-73,000 t nikel dalam matte di 2019. Pada saat yang bersamaan, Perseroan akan tetap fokus pada berbagai inisiatif penghematan untuk mempertahankan daya saing Perseroan dalam jangka panjang tanpa mengkompromikan nilai utama Perseroan: Keselamatan jiwa merupakan hal terpenting dan menjaga kelestarian bumi.

Simak highlight dibawah ini

2Q19 Results and Financial Highlight

Unduh

Baca selengkapnya dengan mengunduh dokumen laporan kami dibawah ini:

Siaran Pers 2T19laporan Produksi 2T19Laporan Keuangan 2T19


PT Vale menyampaikan produksi dan penjualan yang lebih tinggi untuk triwulan kedua 2019