PT Vale mengumumkan Laba Sebelum Pajak Penghasilan (“PBIT”) sebesar AS$89,1 juta tahun 2019

Tentang Vale

20/02/2020

PT Vale mengumumkan Laba Sebelum Pajak Penghasilan (“PBIT”) sebesar AS$89,1 juta tahun 2019

Jakarta, 20 Februari 2020 – PT Vale Indonesia Tbk (“PT Vale” atau “Perseroan”, IDX Ticker: INCO) dan entitas anaknya (bersama “Grup”) hari ini mengumumkan pencapaian kinerja keuangan yang telah diaudit tahun 2019. Grup mencatat Laba Sebelum Pajak Penghasilan (“PBIT”) sebesar AS$89,1 juta untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2019 terutama didorong oleh kenaikan harga nikel dan kemampuan untuk menerapkan manajemen biaya yang hati-hati. Hal ini menunjukkan peningkatan sebesar 8% dari PBIT tahun 2018. Selama dua triwulan terakhir tahun 2019, Grup juga memperlihatkan peningkatan yang signifikan dalam produksi nikel dan harga realisasi rata-rata.

Kami sampaikan penghargaaan dan terima kasih kepada semua karyawan untuk kerja keras dan pencapaian ini,

Nico Kanter, CEO dan Presiden Direktur

“Kami sampaikan penghargaaan dan terima kasih kepada semua karyawan untuk kerja keras dan pencapaian ini,” kata Nico Kanter, CEO dan Presiden Direktur Perseroan. “Peningkatan harga nikel di semester kedua tahun 2019 jelas membawa dampak positif bagi kinerja keuangan kami dan memungkinkan kami untuk menghasilkan lebih banyak pendapatan dan kas selama periode tersebut untuk mengkompensasi hasil yang lebih rendah di semester pertama tahun 2019. Namun, yang membedakan kami adalah kemampuan untuk mengelola biaya secara hati-hati meskipun produksi nikel kami lebih rendah pada tahun 2019. Dengan pencapaian ini kami yakin dapat mempertahankan tingkat produksi kami pada tahun 2020 dan terus mengelola biaya dengan efektif.”

Harga realisasi rata-rata pada tahun 2019 adalah AS$10.855 per t, sekitar 6% lebih tinggi dibandingkan harga realisasi rata-rata pada tahun 2018. PT Vale mencatat penjualan sebesar AS$782,0 juta pada tahun 2019, 1% di atas penjualan yang tercatat pada tahun 2018 sebesar AS$ 776,9 juta. Beban pokok pendapatan Perseroan pada tahun 2019 menurun sebesar 1% menjadi AS$665,6 juta dari sebelumnya AS$672,9 juta pada tahun 2018.

Pada 14 Oktober 2019, PT Vale bersama dengan para pemegang sahamnya, Vale Canada Limited ("VCL") dan Sumitomo Metal Mining Co., Ltd. ("SMM") dan PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) ("Inalum") telah menandatangani Perjanjian Pendahuluan sebagai awal dari proses divestasi setelah penunjukan Inalum sebagai perwakilan Pemerintah untuk mengakuisisi saham divestasi PT Vale, untuk memenuhi kewajiban divestasi PT Vale. Pada 30 Desember 2019, semua pihak telah sepakat untuk memperpanjang batas waktu penandatanganan perjanjian definitif hingga akhir triwulan pertama tahun 2020.

Pada tahun 2019, untuk pertama kali sepanjang sejarah PT Vale, kami meraih predikat PROPER Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (“KLHK”). Ini menandai untuk pertama kalinya penilaian prestisius tersebut diberikan kepada perusahaan tambang dan pengolahan nikel terintegrasi di Indonesia. Sebelumnya, Perseroan sudah mempertahankan predikat PROPER Biru selama enam tahun penilaian berturut-turut dan tahun lalu menjadi kandidat PROPER Hijau.

Penilaian PROPER Hijau artinya Pemerintah mengapresiasi upaya PT Vale yang telah melampaui ketaatan dalam hal pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat melalui pelaksanaan sistem manajemen lingkungan, pemanfaatan sumberdaya secara efisien, dan melakukan upaya pemberdayaan masyarakat dengan baik. PROPER merupakan program yang dikembangkan KLHK sejak tahun 2002 dan dievaluasi oleh para pakar.

Perseroan akan tetap fokus pada berbagai inisiatif penghematan biaya untuk mempertahankan daya saing Perseroan dalam jangka panjang tanpa mengkompromikan nilai utama Perseroan: keselamatan jiwa merupakan hal terpenting dan menjaga kelestarian bumi.

Simak highlight dibawah ini

4Q19 Results and Financial Highlight

Unduh

Baca selengkapnya dengan mengunduh dokumen laporan kami dibawah ini:

Siaran Pers 4T19Laporan Produksi 4T19 Laporan Keuangan 4T19


PT Vale mengumumkan Laba Sebelum Pajak Penghasilan (“PBIT”) sebesar AS$89,1 juta tahun 2019