Mining By Women: Vale juga didukung talenta perempuan muda

Tentang Vale

29/12/2021

Mining By Women: Vale juga didukung talenta perempuan muda

Saat kecil, Anda pasti pernah mendapat pertanyaan, “Apa cita-citamu saat dewasa?”. Jawabannya bisa beragam dan terdengar ambisius, tapi sangat jarang ada anak perempuan mengatakan, “Saat dewasa nanti, saya ingin bekerja di perusahaan pertambangan yang sudah berdiri hampir 80 tahun”.

Ketahui sejarah Vale

Kunjungi Pusat Sejarah Vale History secara virtual

Sebagai industri yang didominasi laki-laki, pertambangan sering kali tidak menjadi opsi dalam rencana karier perempuan muda. Namun, hal tersebut kini telah berubah. Di Vale, kami memiliki talenta muda yang membangkitkan semangat tim dan membawa wajah baru bagi industri pertambangan, baik secara usia dan/atau gender, dengan jalur karier dan keahlian yang berbeda.

Pada episode kelima web series Mining by Women, kami menghadirkan kisah empat perempuan muda yang mengambil langkah besar dalam karier mereka dan di Vale. Dari Brazil hingga China, para narasumber kali ini menunjukkan bahwa dengan talenta yang dimiliki, seseorang dapat mewujudkan perubahan dan membuka peluang, sehingga keberagaman usia dalam tim bisa membawa manfaat.

Bahkan, orang-orang yang belum menjadi bagian dari Perusahaan turut mengakuinya. Pada 2021, Vale terpilih sebanyak dua kali sebagai perusahaan impian para mahasiswa Brazil, berdasarkan survei oleh Cia de Talentos dan konsultan Universum.

Itu sebabnya kami menyediakan program khusus untuk menarik perhatian talenta muda dan perempuan, terlebih Vale menargetkan dapat menggandakan jumlah pekerja perempuan pada 2025 mendatang (diharapkan terwujud dalam 5 tahun sejak pengungkapan target, dengan sejumlah progres tercapai). Sebagai gambaran, sebanyak 98 perempuan lolos dalam Vale’s Trainee Program 2021. Dari 144 pekerja baru yang bergabung dengan Perusahaan sejak Mei 2021, 68% di antaranya merupakan perempuan.

Telusuri Graduate Program kami

Meski Perusahaan terus mendorong keberagaman, perbedaan generasi diprediksi masih tetap ada karena jumlah pekerja yang sudah mengabdi selama beberapa dekade dan jumlah pekerja baru yang direkrut dari program akuisisi talenta sama-sama tinggi. Namun, hal ini bukanlah masalah.

Kehadiran anak muda dalam perusahaan membuka ruang bagi transformasi budaya, sekaligus pertukaran pengetahuan, ide, dan referensi. Bagaimana pun, setiap orang memiliki sesuatu untuk diajarkan dan dipelajari, tanpa memandang usia dan masa kariernya.

Berikut kisah Tharshiny, Radêmora, Ana Clara, Suksmataya, dan Emma yang berbagi secercah pengalaman mereka menjadi talenta muda di Vale.






Tharshiny Santhakumar, Petroleum Engineering – Malaysia
Berusia 24 tahun dengan kualifikasi di bidang Teknik Perminyakan, trainee global Vale asal Malaysia ini memandang perbedaan usia sebagai peluang. Pandangannya didasari fakta bahwa perbedaan sudut pandang dan pendapat bisa membuka kesempatan untuk saling belajar.




Banyak kolega di tim saya yang sudah bergabung dengan Vale selama lebih dari 8 tahun. Saya selalu belajar dari mereka, dan mereka pun selalu terbuka untuk mengajari saya atau menjawab berbagai pertanyaan saya. Di Vale, suara anak muda dihargai sepenuhnya. Sebagai lulusan baru, saya selalu merasa didengar di Vale. Semua rekan kerja begitu mengapresiasi dan menyambut baik pendapat saya. Pekerja dari semua level juga mempraktikkan dialog terbuka dan transparan. Karena itu, selalu ada ruang bagi saya untuk menyuarakan masalah, mendiskusikan hal penting, memberikan umpan balik, dan mengajukan pertanyaan.”
Radêmora Silva Briano de Moraes, Full Engineer di Structural Integration – Pará, Brasil  
Radêmora, insinyur sipil berumur 25 tahun, melihat ada jembatan antara teori dan praktik yang dihubungkan melalui pengalaman. Baginya, keberagaman dalam tim dapat menambah variasi terhadap kualifikasi multifungsi.




Saya memandang perbedaan kelompok usia sebagai keberagaman. Senang sekali jika bisa beradu ide dengan kolega. Terlepas dari faktor apa pun, saya percaya bahwa setiap orang memiliki ide, pengalaman, dan pengetahuan untuk dibagikan. Dalam tim saya, terdapat orang-orang yang telah berpengalaman lebih dari 20 tahun dan ada pula orang-orang yang baru memulai kariernya, seperti saya. Pengetahuan dan pengalaman yang dibagikan oleh rekan-rekan saya sangat berharga.”
Radêmora Silva Briano de Moraes, Full Engineer di Structural Integration – Pará, Brasil  
 
Ana Clara Ribeiro de Oliveira, Specialist Trainee – Minas Gerais, Brasil
Bagi Ana Clara, awalnya merupakan magang di Vale dan kini menjadi trainee, salah satu alasan utama yang membuatnya merasa sebagai profesional di Perusahaan adalah ketika dia didengar, bahkan sebelum lulus kuliah.


Saya selalu termotivasi dan terlibat dalam semua urusan pekerjaan. Saya juga merasa dihargai dengan dimintakan pendapat dan pertolongan untuk memecahkan masalah. Semua hal tersebut berkontribusi membuat saya bekerja dengan bahagia, dan saat bahagia, Anda bekerja lebih baik. Di Vale, saya menemukan lingkungan yang inklusif dan saling menghormati. Sebagai perempuan muda, saya juga bisa mengembangkan dan mengemukakan ide-ide agar berperan efektif dalam transformasi budaya ini.”
Suksmatatya Paramesti, Global Trainee – Jr. Procurement Analyst – Sorowako, Indonesia  
Bekerja di perusahaan dengan orientasi pertumbuhan selalu menjadi cita-cita Suksmatatya yang berumur 23 tahun. Menurutnya, investasi yang Vale lakukan dalam pendidikan karyawan memenuhi aspirasi tersebut. Selain itu, budaya dan nilai perusahaan juga penting bagi trainee.




Saya memilih Vale karena tersedianya peluang setara bagi perempuan untuk tumbuh dan bersaing. Vale juga meyakini bahwa keberagaman gender sangat penting untuk membangun perusahaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Dari kacamata saya, Vale selalu memberikan kesempatan yang sama kepada setiap orang untuk berbicara dan didengarkan tanpa terkecuali. Kami memiliki hak dan peluang serupa, tidak peduli usia, ras, gender, dan pengalaman yang dimiliki”.
Suksmatatya Paramesti, Global Trainee – Jr. Procurement Analyst – Sorowako, Indonesia  
 
Emma Han, Global Trainee - Shanghai, China  
Menginjak usia 24 tahun, Emma menilai betapa lebih pentingnya bertanya “mengapa” dan “bagaimana” daripada sekadar menerima apa adanya. Di Vale, dia melihat ruang bagi talenta muda untuk berbicara. Insinyur sipil ini juga mencoba menghargai kesalahan sebagai kesempatan belajar, sehingga dia lebih mudah mengungkapkan berbagai ide.


Teman-teman dan keluarga sangat terkejut ketika mengetahui bahwa saya berkontribusi penuh terhadap pekerjaan departemen dan begitu cepat mendapat kesempatan berbicara saat rapat, hanya berselang 6 bulan sejak mulai bekerja. Rekan-rekan trainee lainnya juga berbagi cerita serupa. Saya merasa bahwa kami didengar dan suara kami dihargai.”

Apakah Anda ingin mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana tujuan Vale menginspirasi kaum muda di awal karir mereka? Cek testimoni dari beberapa talenta muda kami di Canada, China dan Malaysia


Lihat cara memulai karir Anda di Vale


Kita hampir berada di penghujung musim kedua Mining By Women. Episode terakhir akan menceritakan kisah-kisah wanita dalam posisi kepemimpinan, sementara itu, tonton episode lainnya dan dapatkan inspirasi! Kunjungi: Mining By Women.

​​​

Mining By Women: Vale juga didukung talenta perempuan muda