Pengembangan energi terbarukan dan efisiensi energi

Nikel bagi kehidupan

Pengembangan energi terbarukan dan efisiensi energi

PLTA Balambano, satu dari tiga PLTA yang kami kelola. Di bangun pada tahun 1995 dan mulai beroperasi pada tahun 1999.

Energi dibutuhkan untuk kegiatan operasional tambang, pengangkutan material tambang, dan pengolahan di fasilitas pemurnian. Kebutuhan energi dipenuhi dari pemakaian bahan bakar dan pasokan listrik dari pembangkit.

Bahan bakar yang digunakan meliputi High Sulphur Fuel Oil (HSFO) dan High Speed Diesel (HSD) dan digunakan untuk operasional alat berat dan kendaraan pengangkut. Selain itu, juga ada batubara untuk tanur pengering dan HSFO untuk tanur pereduksi. Listrik dimanfaatkan sebagai sumber energi tanur pemurnian dan juga kegiatan pendukung lain.

Sepanjang lima dekade, PT Vale telah membangun dan mengoperasikan tiga PLTA berkapasitas total 365 Megawatt. Penggunaan energi bersih sudah dimulai PT Vale di tahun-tahun awal Perusahaan beroperasi.

Keberadaan tiga PLTA tersebut mampu menurunkan ketergantungan Perusahaan terhadap bahan bakar fosil untuk menyuplai energi ke pabrik pengolahan.

Baca profil dan data teknis ketiga PLTA kami disini

PT Vale juga menggunakan biodiesel sebagai bahan bakar untuk kendaraan bermotor operasional Perusahaan. Secara bertahap, kami berupaya meningkatkan konsentrasi bahan bakar nabati (BBN) dalam biodiesel hingga 20% sesuai Permen ESDM No. 12/2015 tentang Penyediaan, Pemanfaatan, dan Tata Niaga Bahan Bakar Nabati sebagai Bahan Bakar Lain.