Agar Pengajar Sinergi dengan Teknologi

Tentang Vale

23/12/2017

Agar Pengajar Sinergi dengan Teknologi

<img src="/indonesia/BH/img/11818-7.jpg">“Sistem belajar zaman sekarang mengedepankan kolaborasi antara kemapuan guru dalam pedagogi, teknologi dan informasi sehingga pendidik dapat mengakomodasi kebutuhan peserta didik mengembangkan diri dan ...

PGRI Luwu Timur dan PT Vale gelar pelatihan peningkatan kompetensi guru.

PGRI Lutim mengadakan workshop multimedia
Kemajuan teknologi yang punya dampak positif perlu diadaptasi. Termasuk di dunia pendidikan. PGRI Lutim mengadakan workshop multimedia yang diikuti 100 guru se-Luwu Timur, akhir Oktober 2017.

Ruang pertemuan YPS Lawewu tampak penuh sore itu. Sekitar 100 guru SD hingga SMU se-Luwu Timur berkumpul selama dua hari 27 – 28 Oktober 2017 mengikuti workshop “Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Multimedia”. Pelatihan ini merupakan inisiatif Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Luwu Timur yang didukung PT Vale melalui Kemitraan Strategis Program Terpadu Pengembangan Masyarakat.

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru dalam mengembangkan dan menggunakan media berbasis daring (dalam jaringan) sebagai alat pembelajaran. “Sistem belajar zaman sekarang mengedepankan kolaborasi antara kemapuan guru dalam pedagogi, teknologi dan informasi sehingga pendidik dapat mengakomodasi kebutuhan peserta didik mengembangkan diri dan meningkatkan kapasitasnya,” ungkap Ketua Pengurus Persatuan Guru Indonesia Kabupaten Luwu Timur Nur Salam S.Pd. M.Si menjelaskan latar belakang kegiatan ini.

Seratus peserta tersebut berasal dari tiap kecamatan di wilayah pemberdayaan sebanyak 12 orang perwakilan guru. Sedangkan 7 kecamatan lainnya di luar wilayah pemberdayaan mengirimkan masing-masing 6 orang.

Pemateri pelatihan adalah dua orang praktisi multimedia pembelajaran yang berasal dari Universitas Negeri Makassar yakni Hartoto, S.Pd, M.Si dan Rusli, M.Si. Beberapa materi yang disampaikan selama pelatihan seperti Multimedia Pembelajaran, Software Media Pembelajaran, Aplikasi Software Multimedia, Perakitan Multimedia, Bimbingan Perakitan Multi Media Pembelajaran, dan ditutup dengan presentasi hasil perakitan multimedia pembelajaran. “Harapannya ilmu dan wawasan yang didapat peserta di pelatihan ini dapat mereka bagi kepada rekan guru lainnya di sekolah mereka,” tambah Nur Salam.

Hesti Wulandari Andi Djiwa, guru SD YPS Lawewu, salah satu peserta mengatakan pelatihan ini memberikan dia wawasan baru bahwa belajar efektif dan menyenangkan dapat dengan memanfaatkan multimedia. “Saya jadi bisa memanfaatkan lectora sebagai salah satu media pembelajaran di kelas sesuai kebutuhan. Yang pembuatannya tidak terlalu rumit tetapi hasilnya menarik untuk anak-anak,” ungkap dia. Pelatihan ini merupakan satu dari dua seri pelatihan yang disiapkan PGRI Luwu Timur. Pada 8 – 9 Desember 2017 akan digelar Pelatihan Pembuatan Karya Ilmiah.

Fokus pada pelatihan

Pelatihan merupakan salah satu focus program PGRI Luwu Timur untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas guru. “Kegiatan seperti ini masih jarang dilakukan khususnya di Sulawesi Selatan. Kita di Luwu Timur harusnya bersyukur dan bangga bahwa acara ini bisa diimplementasikan di sini karena berkat PT Vale juga,” tambah Nur Salam.

Hal serupa juga disampaikan Asriani Aminuddin mewakili PT Vale. “Vale selalu berdisikusi dengan PGRI dan Pemkab Luwu Timur untuk mengetahui kebutuhan dukungan guna perbaikan kualitas pendidikan dan kompetensi guru di wilayah pemberdayaannya dan hal pelatihan merupakan fokus utama aktivitas yang kami dukung untuk sektor pendidikan,” papar Asriani.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Luwu Timur La Besse mengapresiasi inisiatif PGRI Luwu Timur dan dukungan PT Vale merealisasikan pelatihan ini. “Guru harus belajar terus dan mengikuti perkembangan zaman dalam menerapkan ilmu pendidikannya. Dengan adanya pelatihan ini maka salah satu kebutuhan tersebut telah terakomodasi,” papar dia. []



Artikel ini dapat juga diakses pada Tabloid Verbeek edisi 33 pada link berikut.

Baca juga


Agar Pengajar Sinergi dengan Teknologi