Lutim Raih Penghargaan Kabupaten Sehat Tingkat Nasional

28/12/2017

Lutim Raih Penghargaan Kabupaten Sehat Tingkat Nasional

<img src="/indonesia/BH/img/11818-8.jpg">Untuk mendukung target dan program Pemda Luwu Timur dalam memperbaiki peringkat KKS 2017, PT Vale melakukan sejumlah persiapan guna mendukung penilaian. Beberapa aktivitas yang disiapkan untuk penilaian adalah ...

PT Vale dukung Pemda Lutim dalam penilian indikator Kabupaten/Kota Sehat.

PGRI Lutim mengadakan workshop multimedia
Tim Verifikasi KKS dari Kementerian Kesehatan mengunjungi RS Inco, nursery PT Vale, area reklamasi dan rehabilitasi tambang, dan melihat aktivitas di kebun herbal Desa Nikkel dan Desa Tabarano.

Kabupaten Luwu Timur sukses meraih penghargaan Swasti Saba Wiwerdha Kabupaten Sehat Tingkat Nasional. Penghargaan diberikan oleh Menteri Dalam Negeri RI pada akhir November 2017.

Dari kriteria penilaian yang diajukan, meliputi kawasan permukiman, sarana dan prasarana umum, kawasan pertambangan sehat, kehidupan masyarakat sehat yang mandiri, hutan sehat, serta ketahanan pangan dan gizi, Luwu Timur mendapat nilai baik sehingga diganjar penghargaan.

Sebelumnya, penilaian Kabupaten/Kota Sehat 2017 (KKS) dilakukan Tim Verifikasi Kementerian Kesehatan RI. Selama dua hari, (26 – 27 Oktober 2017), Tim Verifikasi mengunjungi Luwu Timur untuk melakukan penilaian terhadap kinerja KKS di Kabupaten Luwu Timur. KKS merupakan penilaian dan akreditasi fasilitas dan sarana kesehatan, penilaian program kesehatan serta dan kualitas kesehatan masyarakat yang dilakukan Kementerian Kesehatan di tingkat kabupaten/kota di Indonesia.

Pada KKS 2017 ini, penilaian juga termasuk aspek “Pertambangan Sehat” untuk wilayah yang memiliki aktivitas pertambangan seperti di Kabupaten Luwu Timur. KKS 2017, Pemda Luwu Timur menargetkan untuk memperbaiki pemeringkatan. Sebelumnya, pada tahun 2013, Luwu Timur mendapatkan penghargaan Swasti Saba Padapa 2013 dengan tiga tatanan peniaian meliputi kawasan permukiman sarana dan prasarana umum, kawasan pertambangan sehat, dan kehidupan masyarakat sehat yang mandiri.

Untuk mendukung target dan program Pemda Luwu Timur dalam memperbaiki peringkat KKS 2017, PT Vale melakukan sejumlah persiapan guna mendukung penilaian. Beberapa aktivitas yang disiapkan untuk penilaian adalah fasilitas publik yang berhubungan dengan pelayanan kesehatan maupun aktivitas masyarakat yang dikelola PT Vale. Termasuk sejumlah fasilitas dan aktivitas yang berhubungan dengan operasi PT Vale sebagai perusahaan tambang dan pengolahan nikel.

Beberapa fasilitas yang dikelola PT Vale yang menjadi titik verifikasi Tim KSS di antaranya RS Inco, pusat persemaian bibit tanaman (nursery), aktivitas reklamasi dan rehabilitasi tambang di Blok Sorowako, dan simpul-simpul aktivitas program pengembangan masyarakat sektor kesehatan seperti kebun herbal kelompok PKK Desa Nikkel, Kelompok Petani Wanita Desa Tabarano dan arena permainan umum untuk anak di 4 wilayah pemberdayaan dan pengecekan sejumlah prasarana publik lainnya.

“PT Vale mendukung upaya pelestarian lingkungan baik di wilayah operasi maupun wilayah pemberdayaan perusahaan sesuai regulasi pemerintah. Kami secara rutin berkala juga melaporkan rencana dan realisasi pengelolaan lingkungan dan area operasinya kepada pemerintah,” ungkap Senior Coordinator Environment Site Supports PT Vale Arief Wicaksono pada presentasinya di hadapan Tim Verifikasi KKS 2017 yang berlangsung di Meeting Hall Taman Antar Bangsa, Sorowako (26/10).

Pada acara presentasi tersebut juga bersamaan dengan acara makan malam bersama Tim Verifikasi KKS 2017 yang dihadiri Bupati Luwu Timur Muhammad Thoriq Hussler bersama beberapa SKPD, tokoh masyarakat, kader kesehatan, kader PKK di wilayah pemberdayaan perusahaan dan perwakilan manajemen PT Vale. Acara makan malam tersebut dihibur oleh penampilan unik Kelompok Musik Bambu Sorowako yang membawakan dua lagu.

36 program

Sebelumnya, Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi Kabupaten Luwu Timur Firnandus Ali juga melaporkan 36 aktivitas Pemda Luwu Timur untuk memperbaiki pemeringkatan KKS 2017. Program tersebut sejalan dengan target pemerintah “Luwu Timur Terkemuka 2021” berupa perbaikan aspek pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

“Beberapa program dan aktivitas yang telah berhasil direalisasikan Pemda Luwu Timur seperti pemberntukan Tim Pembina KKS, Program Penanaman Satu Miliar Pohon, aktivasi kawasan bebas asap rokok di fasilitas publik khususnya fasilitas kesehatan, mengeluarkan Peraturan Bupati untuk penetapan area bebas rokok, menambah akses air bersih warga, melaksanakan Program Bank Sampah, melakukan Program Kali Bersih dengan melibatkan masyarakat,” papar Firnandus.

Selain aspek kualitas kesehatan, Pemda Luwu Timur juga menyeimbangkan KKS dengan perbaikan di program pendidikan dan kesejahteraan. “Dengan pencapaian PDRB (Produk Domestik Regional Bruto, red) Luwu Timur kedua terbesar di Sulawesi Selatan setelah Makassar, upaya Pemda Lutim untuk memperbaiki taraf hidup masyarakatnya akan lebih lancar.[]



Artikel ini dapat juga diakses pada Tabloid Verbeek edisi 33 pada link berikut.

Baca juga


Lutim Raih Penghargaan Kabupaten Sehat Tingkat Nasional