Sistem Pengelolaan Bahaya Bencana

PLTA

Sistem Pengelolaan Bahaya Bencana

Sebagai antisipasi terjadinya bencana dari operasionalisasi ketiga PLTA, PT Vale telah melakukan studi dan konsultasi tentang penerapan Rencana Tindak Darurat (RTD) yang diatur sesuai UU Penanggulangan Bencana (UU No. 24/2007), Peraturan Pemerintah tentang Bendungan (PP No. 37/2010) dan Peraturan Pemerintah tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana (PP No. 21/2008).

RTD ini diimplementasikan PT Vale guna memberikan perlindungan kepada masyarakat dan kesinambungan lingkungan dari pembangunan dan operasionalisasi PLTA. RTD meliputi tanggung jawab PT Vale dalam hal pemantauan dan perawatan PLTA, sistem peringatan bencana, hingga evakuasi bila terjadi bencana.

Dalam implementasi RTD, dilaksanakan melalui Unit Pengelola Bendungan (UPB) yang merupakan kerja sama PT Vale dengan perangkat Pemerintah Luwu Timur (Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Koramil, kepolisian, Dinas Nakertrans, Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika, Dinas ESDM, Dinas Kehutanan, Dinas Tata Ruang, Dinas Kesehatan, dan Palang Merah Indonesia), ditambah koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Balai Wilayah IV.