Tembaga

Pertambangan

Tembaga

Tembaga

Tembaga, logam merah-oranye yang telah digunakan dalam peradaban sejak 8000 SM, adalah salah satu logam terpenting bagi industri modern.

Tembaga diperlukan karena kemampuannya menghantar panas dan listrik; tembaga adalah unsur yang membantu membentuk dunia sebagaimana adanya sekarang, serta fokus investasi Vale.

Dengan sifat bisa dibentuk, tahan karat dan suhu tinggi, bisa didaur ulang, dan penghantaran listrik serta panas terbaik di antara semua logam komersial, tembaga sangat dihargai karena penggunaannya dalam penghantaran dan pembangkitan listrik, juga semua peralatan listrik, termasuk telepon genggam dan televisi.

  • Logam ketiga

    Tembaga adalah logam urutan ketiga terbanyak digunakan di dunia, sesudah besi dan aluminium.

  • Kabel listrik

    66% tembaga yang dikonsumsi tiap tahun digunakan dalam peralatan listrik.


 

Di mana?

Kami memproduksi tembaga di Brasil, Kanada, dan Zambia. Operasi kami di Brasil, di Carajás, memanfaatkan infrastruktur logistik yang sudah ada, yang aslinya dibangun untuk mengangkut bijih besi.

Mapa
Mina Sossego - Carajás - Brasil galeria de imagens

 

Di mana-mana

  • Patung Liberty

    73 metrik ton lembaran tembaga digunakan untuk membuat kulit Patung Liberty.

  • Lambung kapal

    Kalau dicampur nikel, tembaga membentuk logam campuran yang tak bisa ditempeli hewan laut, sehingga digunakan di lambung kapal untuk mengurangi hambatan dan meningkatkan efisiensi bahan bakar.

  • Trumpets, trombones, bells and cymbals

    Campuran tembaga dan seng adalah perunggu, logam campuran yang lebih mudah dibentuk dan bersifat akustik lebih bagus daripada logam-logam bahannya.

  • Pipa ledeng dan gagang pintu

    Tembaga banyak dipakai di rumah karena sifatnya antikuman—mengurangi perpindahan kuman.


 

Teknologi dan keberlanjutan

  • Penggunaan kembali air

    Di Pabrik Sossego di Pará, Brasil, praktis 100% air yang kami gunakan untuk produksi konsentrat tembaga didaur ulang dan digunakan kembali dari kolam tailing.

  • Kemajuan teknologi untuk limbah tambang

    Bersama Universitas São Paulo di Brasil, kami bekerja untuk mengenali bakteri dan jamur “pemakan tembaga” yang bisa menyerap tembaga dari bendungan tailing kami. Riset ini berpotensi menaikkan perolehan tembaga dari limbah, yang akan menyebabkan revolusi pada industri ini.