Laporan Keberlanjutan PT Vale Indonesia Tbk - 2016

Laporan Keberlanjutan

Laporan Keberlanjutan PT Vale Indonesia Tbk - 2016

Emerge Stronger, Sustainably

Emerge Stronger,
Sustainably

Emerge Stronger, Sustainably menjadi tema laporan keberlanjutan tahun 2016, menyambung tema sebelumnya, yang mengangkat komitmen kami untuk terus menjaga keberlanjutan (unwavering comitment). Dengan situasi bisnis yang sangat dinamis, Vale akan lebih meningkatkan efisiensi dan tetap terus menjaga keberlanjutan, baik dari sisi ekonomi, sosial dan lingkungan sehingga kami dapat makin kuat menghadapi setiap tantangan. Kami akan berupaya untuk menjadi pemimpin dalam hal keberlanjutan di industri nikel, dengan merangkul para pemangku kepentingan kami, termasuk masyarakat yang berada di sekitar Perusahaan. Inisiatif untuk mendukung pembangunan keberlanjutan juga menjadi tekad kami untuk berperan dalam pencapaian tujuannya.

PT Vale Indonesia Tbk., atau PT Vale, memberikan arti ‘keberlanjutan’ sebagai penciptaan nilai lebih untuk seluruh pemangku kepentingan, melalui kinerja ekonomi, sosial, dan lingkungan yang unggul.

Bagi kehidupan

Menjaga ketahanan ekonomi

Turunnya produksi nikel dalam matte dan belum membaiknya harga nikel di pasar dunia, berpengaruh pada kinerja keuangan PT Vale sepanjang tahun 2016. Kondisi tersebut disikapi dengan usaha efisiensi untuk menekan biaya produksi. Secara bersamaan Perusahaan juga memantau pengeluaran untuk menjaga ketersediaan kas.

Contribution to the State

81.002,42

Ribu USD Kontribusi Terhadap Negara

Nickel Production

77.581

Metrik Ton Produksi Nikel

Net Profit

1.906

Ribu USD Laba Bersih

Total Revenue

586.045

Ribu USD Total Pendapatan

Meningkatkan efisiensi

Pencapaian PT Vale pada tahun 2016 tidak terlepas dari kebijakan efisiensi yang terus dilaksanakan. Kebijakan efisiensi PT Vale mendapat dukungan dari para karyawan dan departemen/fungsi kerja. Mereka terus mengembangkan berbagai inisiatif dan temuan untuk turut berkontribusi mengurangi biaya dan beban produksi.

Biaya produksi

Keberlanjutan rantai pasokan

Alur rantai pasokan PT Vale meliputi eksplorasi, penambangan, dan pengolahan bijih nikel menjadi produk nikel dalam matte yang selanjutnya diekspor sesuai perjanjian penjualan. Pada tahapan-tahapan operasi dan produksi, Perusahaan bekerjasama dengan pemasok dan kontraktor serta menempatkan mereka pada pengelolaan rantai pasokan (supply chain management atau SCM).

Sejalan dengan strategi untuk berkontribusi pada pembangunan ekonomi di daerah operasi, PT Vale mengutamakan penggunaan produk dalam negeri melalui pelibatan para pemasok lokal dalam rantai pasokan. Pendekatan yang dilakukan adalah melalui program Promote National Interest (PNI), yang merupakan bentuk komitmen untuk menaikkan porsi pembelian barang dan penggunaan jasa dalam negeri.

Proporsi Pelibatan Pemasok Barang Tahun  

Untuk berkarya

Akuntabilitas keselamatan kerja

Kesehatan dan Keselamatan Kerja merupakan aspek yang penting bagi Perusahaan karena karakteristik operasi yang memiliki risiko tinggi. Karyawan adalah salah satu mitra terpenting sehingga Perusahaan terus berusaha mencapai kondisi nirbahaya. Selama tahun 2016, zero fatality sudah dicapai dan sesuai dengan target, namun kehilangan hari kerja yang disebabkan oleh sakit masih harus ditingkatkan.

Beberapa langkah yang ditempuh adalah dengan mengevaluasi praktik-praktik terbaik K3 dan menuangkannya dalam:

  • Perjanjian Kerja Bersama (PKB)
  • Revisi Standard Bahaya Utama (Major Hazard Standard-MHS)
  • Golden Rules
  • Program Pencegahan Kejadian Serius dan Fatal

Upaya lain yang dilakukan PT Vale untuk meningkatkan akuntabilitas keselamatan kerja dan perilaku:

  • Aktivasi EHS Competency Management System (CMS)
  • Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP)
Tingkat dan Jumlah Peristiwa Kecelakaan Kerja  

Melangkah bersama di tengah keberagaman

Perusahaan menjamin kesempatan dalam berkarir yang setara bagi semua karyawan, terlepas dari gender, suku, agama, dan ras. Perusahaan memprioritaskan penciptaan lapangan pekerjaan bagi penduduk lokal. Hal ini tercermin melalui proporsi karyawan lokal yang mencapai 85% dari total seluruh karyawan. Tidak ada konsep kelompok minoritas karena Perusahaan memberikan perlakuan yang sama kepada seluruh karyawan.

Jumlah Karyawan  

Lembaga Sertifikasi Profesi

Sejak tahun 2013 PT Vale telah memiliki Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang diakui Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sampai dengan akhir periode pelaporan ada 940 standar kompetensi kerja yang telah diakui dan disahkan. Keberadaan LSP juga didukung keberadaan 181 assessor di berbagai lini kerja Perusahaan.

Jumlah Karyawan Peserta Sertifikasi Profesi  

Bagi lingkungan

Total Employees of Professional Certification Participants

8,1 juta

USD - Biaya lingkungan di tahun 2016

Total Employees of Professional Certification Participants

1,2 juta

Akumulasi batang pohon ditanam

Total Employees of Professional Certification Participants

LGS

mengoperasikan Lamella Gravity Settler (LGS) yang merupakan instalasi baru pengolahan limbah yang terbukti lebih efektif.

Total Employees of Professional Certification Participants

PROPER Biru

Peringkat penilaian dari pemerintah, untuk keempat kalinya secara berturut-turut,

Pengendalian dan reduksi emisi

Komitmen PT Vale dalam mengurangi dampak yang ditimbulkan dari kegiatan operasi penambangan serta pengolahan bijih nikel diwujudkan antara lain melalui pengendalian dan reduksi emisi, yakni emisi SO2. Perusahaan terus menjaga agar kualitas udara ambien memenuhi baku mutu dengan melakukan pengukuran berkala terhadap konsentrasi partikulat.

Upaya yang dilakukan selama tahun 2016 untuk mengendalikan dan mengurangi emisi SO2 adalah:

  • memperbaiki pengontrolan penambahan sulfur yang lebih sistematis dan konsisten
  • modifikasi sistem penambahan sulfur di kiln agar lebih efisien
  • meningkatkan recovery produk nikel
Reduksi Emisi  

Pengembangan energi alternatif

Karakteristik operasi PT Vale mengkonsumsi energi cukup besar dibandingkan industri lain. Perusahaan berinisiatif untuk memenuhi sebagian besar kebutuhan energi dengan menggunakan energi terbarukan.

PT Vale juga melanjutkan program penggunaan biodiesel yang merupakan pencampuran bahan bakar diesel dan bahan bakar nabati (BBN) yakni Fatty Acid Methyl Ester (FAME) dengan konsentrasi 15%. Kenaikan yang sangat signifikan disebabkan karena di tahun 2016 seluruh kendaraan bermotor dan alat berat Perusahaan yang menggunakan diesel sebagai bahan bakar sudah menggunakan biodiesel.

Pemakaian biodiesel
Tenaga listrik untuk pabrik pengolahan  

Untuk kesejahteraan

Tanggap darurat

PT Vale membantu bencana yang menimpa masyarakat, baik bencana yang terjadi di sekitar wilayah operasi Perusahaan maupun bencana di tempat lain melalui Tim Penyelamat dan Pencarian Korban Bencana (Disaster Response Team) atau Tim Fire & Emergency Service (FES) Perusahaan. Sebanyak 126 aksi tanggap darurat dilaksanakan Tim FES PT Vale sepanjang 2016

Tanggap Darurat  

Program sosial

 

Unduh

35,517PTPM beneficiaries  

Pedoman yang digunakan dalam laporan ini adalah Sustainable Reporting Guideline yang dikeluarkan oleh Global Reporting Initiative versi 4 (GRI G4) dan Mining and Metals Sector Disclosures (MM). Laporan ini sesuai dengan core option pada Sustainability Reporting Guideline GRI G4.